Testament: Tanah Perjanjian

Hidup memang layaknya roda pedati. 

Jangankan kau. 

Salah satu manusia paling spesial yang kisahnya banyak diceritakan dan namanya paling sering (136x) disebut namanya di Al-Quran. 

Musa (Nabi Musa AS) dianggap sosok yang sangat spesial dalam tradisi Islam, Yahudi, dan Kristen karena perannya yang unik sebagai nabi, pemimpin, pembebas, sekaligus pembuat hukum.

"40 tahun hidup dengan ketidakjelasan."

Lahir dari kaum Ibrani, baru lahir hampir henti napas, diincar dan ingin dibunuh Firaun, terombang-ambing di sungai, tetiba tinggal dan besar di istana menjadi pangeran mesir. Besoknya jadi gembala biasa yang miskin dan tak dikenal orang. Besoknya jadi pemimpin pembebas kaumnya—menjadi Nabi.

Kerja keras, kesulitan, dan penderitaan—dalam Pembebasan.

Musa mudah marah, pernah merasa takut, galau dan overthingking.

Tidakkah kau akan diuji dengan sedikit ketakutan dan kecemasan dalam hidup? dan kau merasa Tuhanmu meninggalkanmu? Tuhanmu tidak pernah meninggalkanmu.

Kau yang meninggalkan.

Barangsiapa yang meninggalkan tentulah akan tersesat.

Bisa sahaja Tuhan membawa Musa dan kaumnya ke Kanaan kapan sahaja, tetapi mereka belum siap. Tujuan Musa adalah Tanaan, tetapi dia tidak akan pernah sampai di Tanaan. Dia menua, dan meninggal di Moab. Dia tidak sampai, tetapi anak keturunannya sampai.

pxby

Posting Komentar

0 Komentar