Corat-Coret Menyimpan Ide

Tidak semua ide datang rapi.

Sebagian hadir sebagai coretan—acak, miring, bahkan nyaris tak terbaca.
Namun justru di sanalah benih kreativitas bersembunyi.

Cora­t-coret, corat-coret ... bukan tanda ketidakteraturan,
melainkan ruang bebas bagi pikiran untuk bernapas.
Saat tangan bergerak tanpa tuntutan sempurna,
ide merasa aman untuk muncul.

Dalam garis yang tidak lurus,
dalam kata yang setengah jadi mungkin,
tersimpan kemungkinan:
cerita, solusi, pemahaman, dan pemulihan.

Jurnal tidak menuntut keindahan.
Ia hanya meminta kejujuran, apa adanya, mengalir seperti air.
Dan di sana, ide menemukan rumahnya.

Ada banyak alat yang bisa kita gunakan, bisa menggunakan tools online maupun offline. Saya menggunakan keduanya, meski lebih menyukai corat-coret offline di kertas. Srat sret srat sret... srek srek srek srek. Hehehe

at Work LITA











at Work LITA

Posting Komentar

0 Komentar