Senandika Cinta (21)


Senandika Cinta

Novel fiksi romance pertama dan terakhir.

Wenn du meine Schriften ernsthaft liest, wirst du finden, 
dass ich die Flocke bin, die dich vollständig schreibt. 
Ich möchte einfach schreiben, so einfach wie ich dich bedingungslos liebe. 
Liebe ist so kompliziert, komplizierter als das Finden der kleinsten Partikeln in einem Atom, dass du sogar mathematische, physische oder chemische Formeln verwenden müsst, bis du die Partikel findest. 
Ich möchte nur einfach schreiben. Es ist jedoch schwierig. Schwer loszulassen und fast zu ergriffen. 
Du wirst nie einen Grund finden können, warum ich jemanden bedingungslos lieben kann, dann müssen du ermutigt werden, dieses Gefühl aus einem bestimmten Grund loszulassen. 
Es gibt keine anderen Wahlen von einem Sturz, als sich zu erheben. 
Sei tatkräftig!

‼️

Jika kamu membaca tulisanku dengan sungguh sungguh, kamu akan temukan aku menjadi kepingan yang menuliskanmu secara utuh.
Aku ingin menuliskan dengan sederhana, sesederhana aku yang mencintaimu tanpa syarat. 
Cinta begitu rumit, lebih rumit dibanding mencari partikel paling kecil pada sebuah atom, bahkan kamu butuh menggunakan rumus matematika, fisika atau kimia sampai kamu menemukan partikel itu.
Aku ingin menuliskan dengan sederhana. Namun, sulit. Sulit melepaskan yang hampir tergenggam. 
Kamu tidak akan pernah bisa menemukan alasan kenapa aku bisa mencintai seseorang tanpa syarat, lantas harus berbesar hati melepaskan rasa itu karena sebuah alasan. 
Tidak ada pilihan dari sebuah jatuh, selain bangkit. 
Semangat! 

***diterjemahkan oleh penerjemah Non Bahasa Tersumpah Bahasa Jerman.

 
Ramdan Satria Dharmawan (dr)
Hatiku berdesir melihat laki-laki aneh itu dan ikut bahagia melihat senyumnya.  aku melihat seorang laki-laki yang aneh dengan tinggi sekitar 179 cm dan berat mungkin sekitar 60 kg. Berkendara berkeliling kampus dengan segway X2 seSegway X2 se adalah kendaraan roda dua dengan tenaga baterai. Menggunakan keseimbangan dari penahan di kedua roda dengan sistem komputerisasi. Segway menggunakan power baterai lithium yang dapat di isi ulang.

***

Kotak roti batman, yaitu kotak yang dibuat oleh dokter Ramdan sendiri dari gabungan stik ice cream serat kayu yang direkatkan dengan lem khusus kemudian dia beri double tip di belakang roti itu dan menempelkannya tepat di tengah kotak yang telah dibuatnya. Lalu dia menutupnya dengan mika plastik sehingga terlihat seperti hiasan batman dengan ukuran sekitar panjang dan lebar dua belas sentimeter serta ketebalan tujuh sentimeter, padahal sebenarnya itu adalah roti yang bisa dimakan, bukan hiasan.
Aku melanjutkan sarapanku dengan minum dan makan hashbrown, Dokter Ramdan juga. Kemudian dia mengambil ponselnya dan menyambungkannya dengan speaker kecil yang telah dia bawa. Dia memutar musik melalui ponselnya. Kami breakfast bersama untuk pertama kali ditemani lagu Sheila on 7 yang berjudul Buat Aku Tersenyum.
Datanglah sayang dan biarkan ku berbaring.....

***

“Bentar,” katanya sambil mengambil tisu yang sudah aku siapkan tadi, kemudian mengambil pulpen dari tasnya. Dia tata dan ratakan selembar tisu di atas meja yang sudah diambilnya, kemudian menuliskan sesuatu secara pelan-pelan.
“Harus pelan-pelan nulisnya, kalau nggak gitu nanti sobek tisunya,” bicaranya entah kepada siapa. Setelah itu, dia lipat tisunya menjadi empat bagian.
“Ini buat kamu,” katanya sambil memberikan tisu yang sudah ditulisnya tadi. “Love you …,” ungkapnya dengan mata yang berbinar-binar.
Jantungku berdetak lebih lambat. Aku benar-benar melihat cinta dari sorot matanya yang tajam.
Love youuu,” jawabku datar. “Moreee,” sambungku riang tersenyum lebar sambil menatap matanya. More yang aku ucapkan di sini memang sengaja aku buat seperti ucapan ke dalam bahasa Indonesia bukan bahasa Inggris.
Dokter Ramdan diam sebentar, mengernyitkan dahi, seperti sedang berpikir more itu apa. “Morrr heyyy. Morrr. Morrr. Bacanya morrr,” jawabnya sedikit sambil ketawa dan mengulang kata more sebanyak tiga kali. Aku ketawa. Taman RSGM FK UNAIR dipenuhi canda dan tawa kami.

Aku membuka dan melihat tulisannya yang ada di tisu kering itu.

Nichts ist wertvoller als die zeit, die ich mit dir verbringen kann. Ich liebe dich mit aufrichtigen und herzlichen, bacaku dalam hati. Kemudian aku melihat Dokter Ramdan, menghela napas, aku merasakan rongga dadaku menjadi ringan, penuh kelegaan dan aku tersenyum simpul melihatnya. *Nichts ist wertvoller als die zeit, die ich mit dir verbringen kann. Ich liebe dich mit aufrichtigen und herzlichen artinya tak ada yang lebih bernilai daripada waktu yang dapat kuhabiskan denganmu. Aku mencintai kamu dengan tulus dan sepenuh hati.

***

Pergi ke Jerman

***

Kembali pulang

***

Tidak semua orang bisa memahami bahwa luka yang tidak pernah kita ceritakan adalah luka yang paling dalam. 


***



 
“Sret!”
“Aaaaaaaa!”

Aku berteriak saat pipi sebelah kananku tergores aspal kasar jalanan depan Galaxy Mall. Kemudian tubuhku berhenti terseret di tengah-tengah jalan raya.

“Aaaa. Pipiku...,” teriakku saat aku masih tergeletak di tengah-tengah jalan raya dengan memegang pipi sebelah kanan.
“Darah,” bicaraku sangat pelan dan lemas ketika aku melihat telapak tangan kananku ada bercak darah setelah aku memegang pipiku. 

*Sebegitu dalamnyakah perasaanku untukmu...

***


Semua memiliki waktu dan batasan yang telah ditetapkan oleh-Nya. Allah takdirkan adanya dua hal yang berlawanan. Bila sesuatu telah sampai pada batasnya, dia akan berubah jadi kebalikannya. Bila malam sudah mengambil bagiannya dan menghabiskan perjalanannya, dia akan disusul dengan sang fajar. Bila kesulitan dan kesakitan sudah mengambil bagiannya dan menghabiskan perjalanannya, dia akan disusul dengan kenikmatan dan kebahagiaan. 

***

Masa lalu yang tidak kau tuntaskan akan kembali hadir di hidupmu dengan cara yang tidak pernah kau duga. Tetapi kamu, hanyalah masa laluku.

“Ya, Tuhan. Laki-laki yang jangankan dulu untuk berhadapan, bahkan mendengar namanya saja aku tak mampu, sekarang aku berdiri di hadapannya dengan perasaan hambar. Aku tidak merasakan apa pun,” kataku dalam hati.

*
Even, aku memberikan seluruh kepercayaanku ke kamu. Apa yang kamu lakukan di masa lalu aku percaya itu adalah keputusan terbaik yang kamu ambil dimasanya. Mungkin memang sudah takdirnya seperti itu juga,” aku menghela napas, kemudian memalingkan wajahku dari pandangannya.

*
“Kapan kamu getting married?”
“I will get married, soon."

*Annoying. Dulu aku datang kepadanya untuk meminta maaf dan meminta penjelasan darinya, tetapi aku tidak mendapatkan apa pun. Tiba-tiba, sekarang, dia hadir kembali dalam kehidupanku dengan sejuta permintaan maaf. Kamu hanya masa laluku, Ramdan. Kamu bukan lagi prioritasku. Kamu, bukan siapa-siapaku.


***

Aku telah bersamanya

***







Posting Komentar

0 Komentar